Program Studi S2 Magister Teknik Elektro (MEE) Universitas Ahmad Dahlan berperan sebagai penggerak utama (playmaker) dalam membangun dan mengelola kerja sama yang kolaboratif dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Melalui peran ini, MEE UAD secara proaktif menginisiasi, memfasilitasi, dan mengoordinasikan berbagai bentuk kemitraan strategis untuk memastikan bahwa proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat senantiasa relevan dengan kebutuhan nyata pengguna lulusan. Kerja sama dengan DUDIKA diposisikan sebagai ruang kolaborasi timbal balik, di mana program studi dan mitra bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan kompetensi lulusan, penerapan teknologi, serta peningkatan daya saing industri dan UMKM.
Dalam konteks pendidikan dan pengajaran, MEE UAD mengorkestrasi keterlibatan DUDIKA sebagai mitra kolaboratif dalam penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Masukan dari mitra DUDIKA dimanfaatkan secara sistematis dalam peninjauan kurikulum, perumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta pengayaan materi pembelajaran melalui studi kasus dan permasalahan nyata dari dunia kerja. Praktisi dari industri dan UMKM dilibatkan sebagai narasumber kuliah tamu, pembicara seminar, dan mitra diskusi akademik, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga kontekstual dan aplikatif. Peran aktif MEE sebagai playmaker memastikan sinergi yang berkelanjutan antara kebutuhan industri, pengembangan kurikulum, dan kesiapan lulusan.
Kerja sama kolaboratif dengan DUDIKA juga diperkuat dalam bidang penelitian dan inovasi terapan. MEE UAD secara aktif memfasilitasi kolaborasi riset antara dosen, mahasiswa, dan mitra DUDIKA untuk mengembangkan solusi teknologi yang menjawab tantangan nyata di lapangan, termasuk di sektor UMKM. Bidang kolaborasi mencakup pengembangan sistem otomasi dan kendali, penerapan kecerdasan buatan dan Internet of Things, sistem energi cerdas, serta optimalisasi proses berbasis data. Hasil riset diarahkan untuk dapat diimplementasikan oleh mitra, sekaligus menghasilkan luaran akademik berupa publikasi ilmiah dan rekognisi keilmuan. Melalui peran playmaker, MEE memastikan bahwa kolaborasi riset berjalan selaras dengan agenda akademik dan kebutuhan mitra.
Selain itu, MEE UAD mengoordinasikan kerja sama dengan DUDIKA sebagai bagian dari penguatan jejaring profesional dan pengembangan karier lulusan dan alumni. Mitra DUDIKA dilibatkan dalam forum diskusi, seminar profesional, serta kegiatan evaluasi lulusan untuk memberikan umpan balik terhadap kinerja dan kompetensi alumni di dunia kerja. Umpan balik tersebut dimanfaatkan sebagai bahan perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement) dalam pengelolaan program studi. Kolaborasi ini juga membuka ruang keterlibatan alumni yang bekerja di industri dan UMKM sebagai penghubung antara MEE dan DUDIKA, sehingga tercipta ekosistem kemitraan yang saling menguatkan.
Melalui peran aktif dan kolaboratif sebagai playmaker dalam kerja sama dengan DUDIKA, Program Studi S2 Magister Teknik Elektro Universitas Ahmad Dahlan memastikan terciptanya sinergi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan dunia kerja. Pendekatan ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, memenuhi standar akreditasi LAM Teknik, serta mempertegas kontribusi MEE UAD dalam menghasilkan lulusan magister teknik elektro yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi bagi industri dan UMKM.

