Sukses Digelar, EECSI 2026 Hadirkan Lebih dari 220 Artikel dari Lebih dari 30 Negara
Yogyakarta, 3 September 2026 — The 13th International Conference on Electrical Engineering, Computer Science and Informatics (EECSI 2026) sukses diselenggarakan pada 2–3 September 2026 di Yogyakarta, Indonesia. Konferensi internasional bergengsi ini diselenggarakan secara hybrid, yang memungkinkan para peneliti, akademisi, mahasiswa, engineer, dan praktisi industri dari berbagai negara untuk berpartisipasi secara langsung maupun daring.
Pada penyelenggaraan tahun ini, EECSI 2026 menghadirkan lebih dari 220 artikel yang dipresentasikan oleh para peneliti dari lebih dari 30 negara. Capaian tersebut menjadi bukti semakin luasnya jejaring akademik dan kontribusi EECSI sebagai forum internasional untuk berbagi gagasan, hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan teknologi di bidang teknik elektro, ilmu komputer, dan informatika.
EECSI 2026 mengangkat tema:
“Next-Gen Intelligent Systems Across Domains: From Smart Energy and Informatics to Autonomous Networks and Embedded AI for a Sustainable Future.”
Tema tersebut merefleksikan perkembangan teknologi masa kini yang semakin terintegrasi. Sistem cerdas tidak lagi berkembang dalam satu disiplin ilmu, tetapi hadir melalui kolaborasi berbagai bidang—mulai dari energi cerdas, informatika, jaringan otonom, kecerdasan buatan, hingga teknologi embedded—untuk menjawab tantangan keberlanjutan di masa depan.
S2 Teknik Elektro FTI UAD sebagai Host EECSI 2026
Pada penyelenggaraan EECSI 2026, Program Studi Magister (S2) Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) dipercaya menjadi host konferensi internasional tersebut.
Peran ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus bentuk kepercayaan terhadap kapasitas akademik dan penyelenggaraan kegiatan internasional yang dimiliki UAD, khususnya di lingkungan FTI dan Program Studi S2 Teknik Elektro.
Sebagai host, S2 Teknik Elektro FTI UAD turut menjadi bagian penting dalam menghadirkan ruang akademik yang mempertemukan para peneliti dan praktisi dari berbagai negara. Kehadiran peserta internasional tersebut membuka peluang yang lebih luas untuk membangun jejaring penelitian, memperkuat kolaborasi akademik, serta mendorong pertukaran pengetahuan lintas institusi dan lintas negara.
Memperkuat Kolaborasi Internasional
EECSI 2026 diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan bersama sejumlah perguruan tinggi dan institusi mitra, yaitu Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Diponegoro, Universitas Sriwijaya, Universiti Teknikal Malaysia, SRM Institute of Science and Technology, Universiti Teknologi Malaysia, serta Universiti Teknologi MARA (Melaka Branch).
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa EECSI tidak hanya menjadi forum untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan akademik dan penelitian di tingkat regional maupun internasional.
Dengan keterlibatan lebih dari 30 negara, konferensi ini menghadirkan beragam perspektif mengenai perkembangan teknologi dan tantangan yang dihadapi masyarakat global. Interaksi antarpeserta menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus menemukan peluang kolaborasi baru dalam bidang penelitian dan inovasi.
Ruang Pertukaran Gagasan dan Inovasi Teknologi
EECSI 2026 mencakup berbagai bidang penelitian dalam rumpun electrical engineering, computer science, dan informatics. Topik yang dibahas antara lain smart electrical power systems, energi terbarukan, power electronics, electronics and instrumentation, robotics and automation, Internet of Things (IoT), telecommunication networks, cybersecurity, blockchain, artificial intelligence, data science, hingga smart informatics.
Keragaman topik tersebut menunjukkan semakin eratnya hubungan antara teknologi kelistrikan, komputasi, dan sistem informasi dalam membangun ekosistem teknologi masa depan.
Melalui konferensi ini, hasil-hasil penelitian tidak hanya dipresentasikan sebagai capaian akademik, tetapi juga didorong untuk memiliki relevansi terhadap kebutuhan nyata di bidang energi, industri, otomasi, transformasi digital, dan pembangunan berkelanjutan.
Menegaskan Kiprah S2 Teknik Elektro UAD di Tingkat Global
Keberhasilan EECSI 2026 menjadi momentum penting bagi Prodi S2 Teknik Elektro FTI UAD untuk semakin memperkuat kiprahnya dalam ekosistem akademik dan penelitian internasional.
Kepercayaan sebagai host konferensi internasional dengan partisipasi lebih dari 30 negara menjadi bagian dari perjalanan S2 Teknik Elektro UAD dalam membangun budaya akademik yang terbuka terhadap kolaborasi, inovasi, dan perkembangan teknologi global.
Lebih dari sekadar menjadi tempat menempuh pendidikan magister, S2 Teknik Elektro UAD terus mendorong mahasiswa dan sivitas akademika untuk terlibat dalam penelitian, publikasi ilmiah, konferensi internasional, serta berbagai aktivitas akademik yang memiliki dampak lebih luas.
Suksesnya EECSI 2026 menjadi bukti bahwa Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan khususnya S2 Teknik Elektro FTI UAD mampu menjadi bagian dari percakapan global mengenai masa depan teknologi.
Dengan semangat “Berani Hebat dan Sukses,” S2 Teknik Elektro UAD akan terus berkomitmen menciptakan insan akademik dan profesional yang mampu berinovasi, berkolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi dan pembangunan berkelanjutan.
S2 Teknik Elektro FTI UAD — Berani Hebat dan Sukses untuk Masa Depan Teknologi.


